orange ku
AKU MENYUKAI WARNA ORANGE
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 12 Maret 2015
Busuk
tertegunlah embun sejenak.
termenung diujung daun.
enggan lepas kemudian mengecil.
matahari menyapa dengan antusias.
disini tidak enak.
aku tidak suka.
disana warna-warni gembira.
apa kamu tidak paham?
tidak mengerti juga?
lebah berdengung-dengung.
singgah dari bunga ke bunga dengan tekun.
mengabaikan kamu.
tapi itu tidak apa.
kamu tersenyumlah!
aku memang ingin tersenyum.
karena ajakanmu bibirku terasa malas.
dasar kumbang menyebalkan.
busuk.
menjauhlah.
Senin, 09 Maret 2015
aku cinta kepadamu
aku mencintaimu
ketika apapun yang terjadi
saat marahmu
saat kesalmu
saat jengkel terhadapku
saat senangmu
saat dirimu sedih
aku menyayangi disaat semua itu
bahkan saat kamu terlelap dalam tidurmu
aku meyayangimu tanpa atau ada hal itu semua terjadi
karena aku berjanji ingin menjadi wanita shaliha untukmu
wahai suamiku
aku cinta kepadamu
ketika apapun yang terjadi
saat marahmu
saat kesalmu
saat jengkel terhadapku
saat senangmu
saat dirimu sedih
aku menyayangi disaat semua itu
bahkan saat kamu terlelap dalam tidurmu
aku meyayangimu tanpa atau ada hal itu semua terjadi
karena aku berjanji ingin menjadi wanita shaliha untukmu
wahai suamiku
aku cinta kepadamu
Jumat, 06 Februari 2015
Pelangi Telah Mengadu
hujan telah marah-marah.
kenapa masih kering juga tanah?
apa langit tidak melihatmu?
ketika itu senja berbicara.
pelangi telah mengadu kepadanya.
kamu hanya menunggu, pemalas, lemah.
payah!
matahari hampir pergi.
berdoalah semoga indah pada esok hari.
kami semua sayang kepadamu.
kamu sebaiknya berjalan keatas.
lihatlah dari tingkat yang lebih tinggi.
awan akan menemanimu.
kita akan bermain disana.
Kamis, 08 Januari 2015
DANDELION
dandelion sepertinya liar tak indah lagi..
bagaimana ia akan mekar..
sementara lama lagi waktu untuk kumbang datang..
saat serbuk sari bertemu putiknya..
dandelion bertahanlah..
dingin memang..
hujan tercurah terlalu banyak..
dandelion..
tunggulah..
kumbang akan datang..
akan tiba masanya dandelion..
memang lama..
sabarlah dandelion..
angin sudah berusaha..
hujan pun berdo'a..
tanah berbisik menenangkan..
ia berharap penantian mu tak akan sia sia..
~~~~~~~A~~~~~~~
Selasa, 02 Desember 2014
langkahmu
inilah hidup.
mencuat keluhan-keluhan lembut.
berbisik pada Tuhan.
dimanakah pertahanan itu letaknya sayang?
aku telah melihat kearahmu sekarang.
berjalan kearahmu.
mengikuti bayanganmu.
meniru langkah-langkahmu.
mencuat keluhan-keluhan lembut.
berbisik pada Tuhan.
dimanakah pertahanan itu letaknya sayang?
aku telah melihat kearahmu sekarang.
berjalan kearahmu.
mengikuti bayanganmu.
meniru langkah-langkahmu.
Senin, 01 Desember 2014
aku sudah berada disini
saat aku membuka mataku.
aku sudah berada di atas awan.
kakiku menyentuh lembut permukaannya.
saat itu juga aku ketakutan.
ketinggian membuatku takut.
sedikit lembab disini, dan terasa agak dingin.
aku tak mampu bergerak untuk melangkah kemana-mana.
aku sudah berada di atas awan.
kakiku menyentuh lembut permukaannya.
saat itu juga aku ketakutan.
ketinggian membuatku takut.
sedikit lembab disini, dan terasa agak dingin.
aku tak mampu bergerak untuk melangkah kemana-mana.
Kamis, 20 November 2014
kita tidak setara
telah engkau tinggalkan aku sayang.
maka izinkan aku juga berfikir akan tinggal selamanya.
sementara aku berfikir.
rasanya seketika aku engkau jemput kembali.
aku masih sedikit memiliki hati.
aku sambut dengan bahagia.
tapi sekarang tak sebahagia dahulu.
aku masih merasa tinggal.
kita tak setara.
aku sudah berulang menyadarkan hati.
emas tak setara dengan loyang.
sutera tak sebangsa dengan benang.
maka izinkan aku juga berfikir akan tinggal selamanya.
sementara aku berfikir.
rasanya seketika aku engkau jemput kembali.
aku masih sedikit memiliki hati.
aku sambut dengan bahagia.
tapi sekarang tak sebahagia dahulu.
aku masih merasa tinggal.
kita tak setara.
aku sudah berulang menyadarkan hati.
emas tak setara dengan loyang.
sutera tak sebangsa dengan benang.
Kamis, 13 November 2014
aku terima
Memang hujan sekarang.
Hujan lebat.
Begitu deras membasahi tubuh ini.
Tidak apa.
Hati ku sudah basah juga.
Aku terima dengan air mata berlinang.
Biar mengalir bersama hujan.
kesedihan bertubi-tubi tak ada putusnya kepadaku yang malang ini.
rasanya hilang tempat aku berpijak.
kamu buat aku begini.
aku terima.
Selasa, 11 November 2014
maafkan
bagaimana aku akan bertahan sekarang sayang.
bila kesalahan yang akan aku terima lebih besar dari pada yang pantas aku dapatkan.
aku membayar semuanya dengan mengemis satu maaf.
itu terlalu mahal bagiku.
namun dengan bahagia untukmu aku basuh bersama air mataku lukamu karena aku.
aku telah menyesal sayang.
aku pohonkan pada Allah betapa lemahnya diriku ini tanpa dirimu.
Allah sembuhkan hatimu dengan kasih sayang yang berlimpah.
biar aku yang menderita.
jangan kamu.
aku memang salah.
sekarang kesalahan yang lama seperti bertautan dengan kesalahan-kesalahan yang baru namun sekali tidak ada berhubungan.
namun sama kadarnya dimatamu.
aku bertemu pada suatu masa.
akan ada marah yang sama lagi seperti ini.
sungguh sama sekali aku tiada memiliki kesanggupan.
bukan karena aku lemah dalam hal manusiawi.
setidaknya kamu masih berperasaan kepadaku.
akan tinggi dan mahalnya kasih sayang.
bila kita campurkan dengan benci.
Minggu, 05 Januari 2014
tempat dihati kita
apalah arti tahun jika kita bersama seperti ini..
dengan obat penuh dosis janji yang kita tebus..
jadi kita belum lega dengan udara rindu yang memenuhi kita..
sayangnya kita tidak bisa menghindari jarak..
yang terpaut jauh diantara kita..
jadi kita membuat tempat dihati kita..
agar kita merasa bersama.
dengan kekuatan do'a juga mimpi-mimpi kita..
aku mencintaimu.
itu tak akan berubah..
dengan obat penuh dosis janji yang kita tebus..
jadi kita belum lega dengan udara rindu yang memenuhi kita..
sayangnya kita tidak bisa menghindari jarak..
yang terpaut jauh diantara kita..
jadi kita membuat tempat dihati kita..
agar kita merasa bersama.
dengan kekuatan do'a juga mimpi-mimpi kita..
aku mencintaimu.
itu tak akan berubah..
Sabtu, 21 Desember 2013
TUHAN PERBAIKI HATIKU
Aku akan terus mencari
Menjaga hati
sampai pada saat saat indah
ketika menyerahkannya pada seseorang
Kenangan yang begitu lemah
tapi hal itu membuat kekuatan
yang mungkin tak terbendung
hingga semuanya bertaburan
aku mengumpulkannya satu persatu
pelan-pelan agar tak terluka
ku bisikan nama Tuhan
bersihkan hatiku hingga batas waktu
yang telah di janjikan
setelah itu aku diam
mengatur langkahku
mengubah pola demi bagian masa depan
tak bisa ku jemput yang telah lalu
sekarang dan esok
memperbaikinya terus
Sabtu, 30 November 2013
SURGA YANG TERLARANG
aku berselimut
membalut malu
menyesal tiada henti
dan pada akhirnya
hujan menjadi rinai
aku ingin kembali
sambutlah aku lagi
jangan buat terhalang
merenda cinta dibalik cahaya
hanya satu matahari
sekarang terasa malam
meskipun matahari sudah terbit
Rabu, 06 November 2013
BISIKAN NADA
Dahulu
aku tidak peduli.
Untuk
apa?
Aku
tidak perlu.
Bahkan
untuk berfikir aku rasa membuang waktu.
Itu
hanya perbuatan sia-sia menurutku.
Aku
baik-baik saja.
Kemudian.
Kamu
datang.
Semuanya
berubah.
Aku
pun berubah.
Mulai
dari isi kepala.
Aku
rindu.
Menyelinapkan
rasa penasaranku yang bertambah-tambah.
Aku
memikirkannya.
Menenggelamkan
aku pada lautan pesonanya.
Aku
bahkan dulu tidak sudi jatuh kepadanya.
Mengucapkannya
pun tak ingin.
Karena
itu semua untuk penjagaanku.
Semakin
aku melewatinya.
Betapa
besar anganku meminta pada Tuhan.
Dan
sekarang.
Aku
mulai terbiasa.
Menggetarkan
pita suaraku dengan nadanya.
Tidak
tinggi.
Tidak
rendah.
Nyaris
berbisik.
Tapi
merdu terasa.
DEBU
Malam
ini.
Aku
mendengar teriakan hujan lebih nyaring dari biasanya.
Ku
dapati diriku tidak mampu memejamkan mata lagi.
Kepalaku
pun akhirnya memaksaku untuk berfikir, berfikir dan berfikir.
Semua
ini menggelisahkan tidurku.
Membangunkan
malam.
Sekarang
semakin banyak pertanyaan muncul dibenakku.
Seperti
debu yang sudah bertahun-tahun mengendap dipermukaan.
Kemudian
tertiup angin.
Mungkin
anginnya timbul karena keberadaanku.
Aku
mulai tersedak, bersin, dan batuk karenanya.
Debunya
memasuki penglihatanku.
Air
mata tak terbendung lagi.
Selasa, 17 September 2013
SELAMAT BERKURANG USIA SASMAMONIA
selamat berkurang usia
kematian seakan merangkak
jauh lebih dekat dari semula
ketakutan bercampur dengan kecemasan
malaikat sudah bersiap siaga
saatnya memeriksa bekal
Kamis, 12 September 2013
DAN AKU TANPA TUHAN TAK AKAN BERARTI
mereka jauh lebih kuat
bebannya berat
Tuhan percaya pada mereka yang memikulnya
sementara pada aku yang senantiasa mengeluh
keluh kesah tiada henti
berlarut pada penantian panjang
ketakutan, mengigil, sendirian, semuanya menjadi satu
menyudutkan keberanian
dan aku
tanpa Tuhan tidak akan berarti apa-apa
bismillah
dengan ini mari memulainya
bebannya berat
Tuhan percaya pada mereka yang memikulnya
sementara pada aku yang senantiasa mengeluh
keluh kesah tiada henti
berlarut pada penantian panjang
ketakutan, mengigil, sendirian, semuanya menjadi satu
menyudutkan keberanian
dan aku
tanpa Tuhan tidak akan berarti apa-apa
bismillah
dengan ini mari memulainya
Selasa, 03 September 2013
MALU DAN AZAB
Aku menetralkan perasaan Maluku..
Malu aku dihadapan Allah untuk mempertanggung jawabkan
perasaanku kepadamu..
Aku takut, aku takut..
Aku takut azab, ini sudah ku terima azab..
Ya Allah jauhkan aku dari perasaan ini..
Jauhkan sejauh jauhnya..
Sampai aku tidak lagi dekat terhadap perasaan yang tidak
pantas seperti ini..
Ini sudah azab, dan aku takut yang lebih besar akan datang..
Senin, 02 September 2013
menemukanmu
aku jamin hidupku, untuk menemukanmu
celah dalam cahaya
menanti sepi dalam diam
dan semua permukaan tanpa getaran
jantungku yang bergema
desau angin berbisik rindu
ketakutan merangkak pelan
kehilangan aroma jiwa
dibalik serpihan kesepian
menganak sungai dari lembah air mata
biasa dan rasa
perhentian masih jauh
perjalanan cukup panjang
hukuman penantian
alunan kerinduan
memetik buah-buah kecemasan
entah dimana aku
dalam botol mengambang
pesan kecil di tengah lautan untukmu
ada milyaran manusia
mereka, kau dan aku
tapi takdirku akan menemukanmu
diujung sajadah ku
aku tau kita dalam arah yang sama
celah dalam cahaya
menanti sepi dalam diam
dan semua permukaan tanpa getaran
jantungku yang bergema
desau angin berbisik rindu
ketakutan merangkak pelan
kehilangan aroma jiwa
dibalik serpihan kesepian
menganak sungai dari lembah air mata
biasa dan rasa
perhentian masih jauh
perjalanan cukup panjang
hukuman penantian
alunan kerinduan
memetik buah-buah kecemasan
entah dimana aku
dalam botol mengambang
pesan kecil di tengah lautan untukmu
ada milyaran manusia
mereka, kau dan aku
tapi takdirku akan menemukanmu
diujung sajadah ku
aku tau kita dalam arah yang sama
Sabtu, 31 Agustus 2013
hadiahi aku surga wahai cinta
ketika cinta memanggil.
aku sendirian menipu diriku.
menghirup udara kebohongan.
mencari-cari celah melarikan diri.
membodohi hatiku.
mencoba menjauh dan melupakan.
tapi cinta
aku menderita kehilangan cahaya
seperti daun kering
setiap sel mati pelan-pelan.
cinta jangan tinggalkan.
kekuatanku hilang
menghindarimu membuatku merana
menghirupmu membuatku terlena
karena cinta
seperti berdiri diantara 2 jurang
menunggu pertolongan
aku sepertinya akan jatuh
neraka dan surga
aku ingin surga
hadiahi aku surga wahai cinta
aku sendirian menipu diriku.
menghirup udara kebohongan.
mencari-cari celah melarikan diri.
membodohi hatiku.
mencoba menjauh dan melupakan.
tapi cinta
aku menderita kehilangan cahaya
seperti daun kering
setiap sel mati pelan-pelan.
cinta jangan tinggalkan.
kekuatanku hilang
menghindarimu membuatku merana
menghirupmu membuatku terlena
karena cinta
seperti berdiri diantara 2 jurang
menunggu pertolongan
aku sepertinya akan jatuh
neraka dan surga
aku ingin surga
hadiahi aku surga wahai cinta
Sabtu, 13 Juli 2013
kamu cantik
kamu cantik.
aku tak jemu menunduk saat melihatmu.
kamu jelita.
aku malu menemukan diriku melawan pandangan ke arahmu
kamu indah.
aku menyesal memikirkanmu.
kamu manis.
sebaiknya aku menghindarimu.
kamu tidak pakai jilbab, bajumu ketat, aurat mu tampak, akhlaqmu jauh dari kecantikanmu.
itu masalahnya.
seandainya kamu menutup aurat, akhlaqmu alquran, bicaramu dakwah.
aku juga harus tetap menjaga pandanganku.
karena itu perintah Tuhan
aku tak jemu menunduk saat melihatmu.
kamu jelita.
aku malu menemukan diriku melawan pandangan ke arahmu
kamu indah.
aku menyesal memikirkanmu.
kamu manis.
sebaiknya aku menghindarimu.
kamu tidak pakai jilbab, bajumu ketat, aurat mu tampak, akhlaqmu jauh dari kecantikanmu.
itu masalahnya.
seandainya kamu menutup aurat, akhlaqmu alquran, bicaramu dakwah.
aku juga harus tetap menjaga pandanganku.
karena itu perintah Tuhan
Langganan:
Postingan (Atom)